Di ruang kelas SD Daarut Tauhiid Batam, kreativitas tumbuh dengan cara yang sederhana namun bermakna. Coretan kecil di pinggir buku, pilihan warna yang berani, hingga cerita-cerita “ajaib” yang lahir dari imajinasi polos anak-anak. Dari hal-hal kecil itulah proses belajar menemukan maknanya.
Di ruang yang penuh tawa itu, Vivi Vinara Yuka menjalankan amanahnya sebagai wali kelas. Ia membersamai anak-anak dalam perjalanan belajar yang tidak hanya berbicara tentang angka dan huruf, tetapi juga tentang keberanian berpikir dan mengekspresikan diri.
“Di jenjang SD, kreativitas anak sering muncul secara spontan. Mereka berani berimajinasi karena belum dibatasi rasa takut salah,” ungkap Vivi.
Menurutnya, kreativitas anak hadir dalam beragam bentuk. Ada yang mengekspresikannya lewat gambar dan warna, ada pula yang muncul melalui cerita-cerita unik saat bertanya di kelas. Bahkan ketika waktu istirahat tiba, anak-anak kerap memodifikasi aturan permainan agar semua teman dapat terlibat. “Di situ mereka belajar empati dan kebersamaan tanpa disadari,” tambahnya.
Masa sekolah dasar menjadi fase penting dalam menumbuhkan kreativitas. Vivi menyebutnya sebagai golden age kedua, ketika rasa ingin tahu anak berada pada titik tertinggi. “Kreativitas melatih anak untuk mencari banyak solusi, berani mencoba, dan tidak mudah patah semangat saat gagal,” ujarnya. Kemampuan inilah yang kelak menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan masa depan.
Setiap anak memiliki caranya masing-masing dalam mengekspresikan ide. Ada yang tenang menuangkannya lewat gambar dan tulisan, ada yang aktif melalui gerak dan bermain peran, dan ada pula yang gemar bermain kata serta nada suara. “Setiap anak itu unik. Tugas guru bukan menyeragamkan, melainkan memfasilitasi,” tutur Vivi.
Tantangan terbesar kerap datang dari padatnya target kurikulum dan tuntutan capaian hasil yang sama. Namun Vivi memilih jalan integrasi. “Kreativitas tidak harus menjadi sesi khusus, tetapi bisa menjadi napas dalam setiap pelajaran,” katanya. Matematika dihidupkan melalui plastisin, sementara Bahasa Indonesia dikemas lewat diorama kata-kata ajaib.
Ia berharap sekolah dan orang tua dapat terus bersinergi memberi ruang eksplorasi bagi anak. “Ketika anak merasa aman untuk bereksperimen, dari sanalah ide-ide besar mulai tumbuh,” pungkasnya. (Dian Safitri)
🎉 Informasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)
📚SD Daarut Tauhiid Batam
🌐 Link pendaftaran:
👉 https://ppdb.daaruttauhiid.sch.id
📞 Informasi lebih lengkap hubungi:
💬 Humas SD Daarut Tauhiid Batam
📱 085376066767
🏫 SD Daarut Tauhiid Batam
📍 Alamat: Pom Bensin Tembesi, Samping, Jl. Trans Barelang Barelang No.KM. 3, Tembesi, Kec. Sagulung, Kota Batam, Kepulauan Riau 29434
✨ Ayo daftarkan putra putri terbaik Ayah Bunda, jadikan mereka generasi cerdas, berakhlak, dan berkarakter Islami! 🌟